SMP Terpadu Riyadlul Ulum Wadda`wah menggelar ujian tahriri (ujian tulis-red) atau Penilaian Akhir Semester (PAS) / Ulangan Akhir Semester (UAS) untuk santri kelas VII s/d IX. Ulangan Akhir Semester ini berlangsung selama 11 hari. Panitia PAS/UAS dan semua guru SMP Terpadu Riyadlul Ulum Wadda`wah bahu-membahu menjaga kelancaran jalannya salah satu agenda terbesar di pondok pesantren ini. Tidak ada satu pun yang berpangku tangan, selain menjadi pengawas ujian, mereka juga bertugas di pos-pos dan unit-unit usaha pondok. Di samping itu, situasi dan kondisi di dalam pondok diatur sedemikian rupa agar tercipta miliu belajar yang kondusif untuk menjamin kesuksesan belajar santri Condong.
Dalam pelaksanaannya, ujian tahriri / Ulangan Akhir Semester (UAS) Rata-rata, setiap santri menghadapi tiga maupun empat mata pelajaran per hari dengan alokasi waktu berdurasi 90 menit untuk setiap materi yang diujikan. Ujian dimulai pada pukul 07.30 pagi tepat dan berakhir pada pukul 14.30, dengan waktu istirahat 15 menit. Khusus untuk kelas IX SMP ujiannya berbasis komputer, dengan tujuan membiasakan diri ketika UNBK nanti. Untuk kelas IX PAS BK berlangsung 4 hari dengan mata ujian yang di UN kan.
Penyelenggaraan ujian tahriri / Ulangan Akhir Semester (UAS) di SMP Terpadu Riyadlul Ulum Wadda`wah berlangsung dalam pengawasan yang sangat ketat . Sehingga, menutup kemungkinan bagi seorang santri untuk melakukan kecurangan sekecil apapun saat ujian. Di setiap ruang ujian sebanyak 30 orang siswa peserta ujian, ditugaskan dua orang guru sebagai pengawas ujian. dari dimulainya ujian hingga bel pertanda selesainya ujian berdentang.
Sedemikian ketatnya, hingga siswa yang berniat curang sekalipun harus berpikir seribu kali sebelum melaksanakan niatnya. Pasalnya, jika ketahuan, ia akan mendapatkan hukuman berat yang tidak pernah diterapkan di sekolah manapun. Demikianlah, SMP Terpadu Riyadlul Ulum Wadda`wah menanamkan kejujuran kepada seluruh santri-santrinya.
Dalam Ujian betapa pentingnya menanamkan kejujuran terhadap setiap anak didik. Maka, motivasi pembangkit semangat belajar sangatlah diperlukan agar mereka mau bekerja keras dan mendapatkan hasilnya dengan cara yang terhormat.
Ujian merupakan salah satu agenda terbesar di Pondok Pesantren condong yang tidak hanya melibatkan seluruh santi, akan tetapi juga melibatkan seluruh komponen asatidz/guru. Maka, pelaksanaannya pun terorganisasi dengan baik melalui panitia ujian yang telah ditentukan, seluruh santri dan asatidz untuk bersungguh-sungguh dan jujur. panitia akan menindak tegas siapapun yang berlaku curang dalam ujiannya.
Ujian yang dilaksanakan di SMP Terpadu Riyadlul Ulum Wadda`wah bertujuan mendidik santri-santrinya untuk mencintai ilmu pengetahuan. belajar itu bukanlah untuk sekedar mengikuti ujian, namun ujian merupakan sarana untuk belajar. Maka, santri-santri Pondok Pesantren condong mengenal istilah ‘ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian’.